Isnin, 8 November 2010 3:13 PTG Dicatat oleh SuMaiYyaH 0 ulasan

Jangan Makan Coklat Crispy...!!!

Salam,


Coklat jenama Crispy di dapati mengandungi Emulsifier (E476) iaitu kod untuk Lemak Babi.
Yang jelas....ianya Haram dimakan oleh Umat Islam.

Sila lihat gambar di bawah.

Ada logo halal lagi...heee

Nampak tak kod E476
Kalau tak berapa jelas, boleh belek sendiri di pasaraya-pasaraya dan kedai-kedai runcit.


Di bawah ini saya sertakan code-code makanan yang mengandungi lemak babi. Kalau boleh ”print lah” dan simpan ke dalam dompet. Sangattt bermanfat di zaman kita ini. Apabila membeli barang-barang makanan, boleh segera rujuk kepada code-code ini jika datang keraguan. Ini yang saya lakukan ketika keluar membeli barang keperluan harian dan snek untuk anak-anak.

Azab wanita

Rabu, 3 November 2010 4:20 PTG Dicatat oleh SuMaiYyaH 0 ulasan

Azab Bagi Wanita

(tlg ingatkan kpd semua kaum perempuan yg anda kenal)

Saudara dan saudari kaum muslimin dan muslimat

Renungan

khususnya untuk para wanita dan diriku sendiri.....

Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat

Rasulullah saw menangis manakala ia datang bersama Fatimah.

Lalu keduanya bertanya mengapa Rasulullah saw menangis. Beliau menjawab,

"Pada malam aku di-isra'- kan , aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya.

Putri Rasulullah saw kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya. "Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih.

Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.

Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.

Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri.

Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta.

Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar,

beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang

rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malikat memukulnya dengan pentung dari api neraka,"kata Nabi saw.

Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka

disiksa seperti itu?

*Rasulullah menjawab, "Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.

*Perempuan yang digantung susunya adalah istri yang 'mengotori' tempat tidurnya.

*Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.

*Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.

*Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.

*Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking padanya karena ia bisa shalat tapi tidak mengamalkannya dan tidak mau mandi junub.

*Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta. Perempuan yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami."Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis.

Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan.

Sekarang Anda mempunyai dua pilihan:

1.. Biarkan info ini tetap dalam facebook .

2. Share info ini ke sejumlah orang yang anda kenal dan Insya Allah ridha Allah akan dianugerahkan kepada setiap orang yang anda kirim.

dan saya memilih untuk menyebarkan..Salam Ukhuwah..~

Kerana Dia Manusia Biasa

4:09 PTG Dicatat oleh SuMaiYyaH 0 ulasan

Cerita ini dipetik daripada email seorang sahabat, dan saya forwardkan untuk manfaat kepada diri saya dan semua.

Semoga bermanfaat baik untuk yang melamar ataupun yang dilamar, ataupun bagi yang sudah berumah tangga. Renungan buat yang sedang mencari pasangan hidup ataupun yang sedang mengemudi bahtera rumah tangga. Mengapa? Kerana Dia Manusia Biasa.

"cinta yang indah adalah melalui pernikahan"

Setiap kali ada sahabat yang ingin menikah, saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai suami/isterimu? Jawappannya ada bermacam-macam. Bermula dengan jawapan kerana Allah hinggalah jawapan duniawi. Tapi ada satu jawapan yang sangat menyentuh di hati saya. Hingga saat ini saya masih ingat setiap butir percakapannya. Jawapan dari salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan. Kemudian membuat keputusan menikah. Persiapan pernikahan mereka hanya dilakukan dalam waktu sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak hairan. Proses pernikahan seperti ini selalu dilakukan. Dia bukanlah akhwat, sebagaimana saya. Satu hal yang pasti,dia jenis wanita yang sangat berhati-hati dalam memilih suami. Trauma dikhianati lelaki membuat dirinya sukar untuk membuka hati. Ketika dia memberitahu akan menikah, saya tidak menganggapnya serius. Mereka berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya menjadi kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi. Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan tarikh pernikahannya. Serta meminta saya untuk memohon cuti, agar dapat menemaninya semasa majlis pernikahan. Begitu banyak pertanyaan dikepala saya.

Saya ingin tahu! Mengapa dia begitu mudah menerima lelaki itu. Ada apakah gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia boleh memutuskan untuk bernikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang sibuk ketika itu(benar-benar sibuk). Saya tidak dapat membantunya mempersiapkan keperluan pernikahan. Beberapa kali dia menelefon saya untuk meminta pendapat tentang beberapa perkara. Beberapa kali saya telefon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan pernikahannya. Kami tenggelam dalam kesibukan masing-masing. Saya mengambil cuti 2 hari sebelum pernikahannya. Selama cuti itu saya memutuskan untuk menginap di rumahnya. Pukul 11 malam sehari sebelum pernikahannya, baru kami dapat berbual -hanya-berdua. Hiruk-pikuk persiapan akad nikah esok pagi, sungguh membelenggu kami. Pada awalnya kami ingin berbual tentang banyak hal. Akhirnya, dapat juga kami berbual berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan. Dia juga ingin bercerita banyak perkara kepada saya. Beberapa kali Mamanya mengetuk pintu, meminta kami tidur.

"Aku tak boleh tidur." Dia memandang saya dengan wajah bersahaja.

Saya faham keadaanya ketika ini.

"Matikan saja lampunya, biar disangka kita dah tidur."

" Dia mematikan lampu neon bilik dan menggantinya dengan lampu yang samar.

Kami meneruskan perbualan secara berbisik-bisik. Suatu hal yang sudah lama sekali tidak kami lakukan. Kami berbual banyak perkara, tentang masa lalu dan impian-impian kami. Wajah keriangannya nampak jelas dalam kesamaran. Memunculkan aura cinta yang menerangi bilik ketika itu. Hingga akhirnya terlontar juga sebuah pertanyaan yang selama ini saya pendamkan. "Kenapa kamu memilih dia?" Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari baringnya sambil meraih telefon bimbitnya dibawah bantalku. Perlahan dia membuka laci meja hiasnya. Dengan bantuan lampu LCD handphone dia mengais lembaran kertas didalamnya. Perlahan dia menutup laci kembali lalu menyerahkan sekeping sampul kepada saya. Saya menerima handphone dari tangannya. Sampul putih panjang dengan cop surat syarikat tempat calon suaminya bekerja. Apa ini?. Saya melihatnya tanpa mengerti.

Eeh..., dia malah ketawa geli hati.

"Buka aja."

Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas putih bersaiz A4, saya melihat warnanya.. putih? "Teruknya dia ni."

Saya menggeleng-gelengkan kepala sambil menahan senyum.

Sementara dia cuma ketawa melihat ekspresi saya. Saya mula membacanya. Saya membaca satu kalimat diatas, dibarisan paling atas. Dan sampai saat inipun saya masih hafal dengan kata-katanya. Begini isi surat itu........

************ ********* *******

Kepada ...... Calon isteri saya, calon ibu anak-anak saya, calon menantu Ibu saya dan calon kakak buat adik-adik saya Assalamu'alaikum Wr Wb. Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini hingga akhir. Baru kemudian silakan dibuang atau dibakar, tapi saya mohon, bacalah dulu sampai selesai. Saya, yang bernama_____menginginkan anda______ untuk menjadi isteri saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa. Buat masa ini saya mempunyai pekerjaan. Tetapi saya tidak tahu apakah kemudiannya saya akan tetap bekerja. Tapi yang pasti saya akan berusaha mendapatkan rezeki untuk mencukupi keperluan isteri dan anak-anakku kelak. Saya memang masih menyewa rumah. Dan saya tidak tahu apakah kemudiannya akan terus menyewa selamannya. Yang pasti, saya akan tetap berusaha agar isteri dan anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan. Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan.Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja. Oleh kerana itu Saya menginginkan anda supaya membantu saya memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Kerana saya tidak tahu suratan jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang baik. Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istikharah berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda. Yang saya tahu, Saya memilih anda kerana Allah. Dan yang pasti, saya menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari sekarang ini. Saya memohon anda sholat istiqarah dulu sebelum memberi jawapan pada saya. Saya beri masa minima 1 minggu, maksima 1 bulan. Semoga Allah redha dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin Wassalamu'alaikum Wr Wb

************ ********* *********

Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini saya membaca surat 'lamaran' yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistik. Tanpa janji-janji yang melambung dan kata yang berbunga-bunga. Surat cinta biasa. Saya menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.

"Kenapa kamu memilih dia.....?

"Kerana dia manusia biasa......." Dia menjawab mantap.

"Dia sedar bahawa dia manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa. Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kami kemudian hari. Entah kenapa, justeru itu memberikan kesenangan tersendiri buat aku.."

"Maksudnya?"

"Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu esok masih ada dan menjadi milik kita. Betul tak? Paling tidak.... Aku tau bahawa dia tidak akan frust kalau suatu masa nanti kami jadi miskin. "

Ssttt....."Saya menutup mulutnya.

Khuatir kalu ada yang tau kami belum tidur. Terdiam kami memasang telinga. Sunyi. Suara jengkering terdengar nyaring diluar tembok. Kami saling berpandangan lalu gelak sambil menutup mulut masing-masing.

"Udah tidur. Esok kamu mengantuk, aku pula yang dimarahi Mama."

Kami kembali berbaring. Tapi mata ini tidak boleh pejam. Percakapan kami tadi masih terngiang terus ditelinga saya.

"Gik.....?" "Tidur.....Dah malam." Saya menjawab tanpa menoleh padanya.

Saya ingin dia tidur, agar dia kelihatan cantik jelita esok pagi. Rasa mengantuk saya telah hilang, rasanya tidak akan tidur semalaman ini. Satu lagi pelajaran dari pernikahan saya peroleh hari itu. Ketika manusia sedar dengan kemanusiaannya.

Sedar bahawa ada hal lain yang mengatur segala kehidupannya. Begitu juga dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah terpahat sejak roh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan berapa lama pernikahannya kelak. Pernikahan hanya dilandasi kerana Allah semata. Diniatkan untuk ibadah. Menyerahkan segalanya pada Allah yang membuat senarionya. Maka semua menjadi indah. Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap hamba-NYA. Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan. Kita hanya boleh memohon keredhaan Allah. MemintaNYA mengurniakan barakah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah.

Jadi, bagaimana dengan cinta? Ibu saya pernah berkata, Cinta itu proses. Proses dari ada, menjadi hadir,lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar cinta itu dapat bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan yang suci. Cinta tumbuh kerana suami/isteri (belahan jiwa). Cinta paling halal dan suci. Cinta dua manusia biasa, yang berusaha menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa. Amin.

Wallahu 'alam.

Demi ilmu

kelmarin sepatutnya sudah bermula kuliah.namun hingga ke hari ini,saya msih bergoyang kaki di rumah.Sepi tanpa kata.hanya menghadap komputer yang tak mampu berkata-kata.

'kelas ditunda hingga ke malam ini,pukul 8 malam di GA07"satu mesej singgah di handphone ku.agak berat rasenya nak menerima kenyataan.kenapa ada kelas malam ni?saya agak keberatan untuk ke kelas di waktu malam.Memandu seorang diri di malam yang gelap.Namun tetap dikuatkan hati,demi menuntut ilmu,apa pun mesti ku tempuhi.

Hanya berbaju kurung dan berselendang,menghidupkan ejin kereta yang baru saje keluar dari wad.Hanya 10 minit dari tumah,sampai ke tempat yang dituju.Aku menumpangkan beberapa orang kawan untuk ke kelas.Agak bimbang menuju ke kelas seorang diri di tangah malam.Tak ramai pelajar yang ada kelas malam.Kelihatan kelas masih sepi.hanya ada seorang pelajar lelaki yang sedang khusyuk membaca kitab.Saya bangga dengan lelaki itu,dia pandai menjaga pandangan mata.Tak ramai pelajar lelaki seperti dia.

Hampir setengah jam menunggu,namun kelibat ustaz masih belum kelihatan.Aku menatap kitab ulumhadis berbahasa arab.Cuba memahami setiap bait kata dalam kitab itu.Ada yang difahami ada yang tidak.Aku belum fasih berbahasa arab.Masih banyak yang perlu diusahakan.

Seorang lelaki tua memberi salam dengan suara yang agak pelahan.berjalan pelahan dengan bantuan tongkat .Agak terkejut melihatnya,ruap-rupanya itu ustaz,Dia kelihatan agak berbeza.Sudah hampir sebulan kami tak bertemunya.Kini,rupanya agak cekung dan badanya kelihatan tidak bermaya.Dia batuk tanpa henti.

Namun,dia tak berputus asa walaupun batuk sesekali mengganggu pemebelajaran kami.Suaranya agak pelahan.Kadang-kadang tidak kedengaran.Kami cuba memahami apa yang cuba disampaikannya.15 minit kemudian,dia berhenti.Tak mampu lagi mengeluarkan suara bagi menyampaikan ilmu.Kami berasa agak terharu melihat keadaanya.Walaupun hanya mampu bertongkat untuk datang ke sini,tapi dia tetap cuba menyampaikan ilmu semampu yang boleh.

kami hanya diam melihat keadaanya.memikirkan diri sendiri,saya walaupun cuma pening sedikit,sudah memberi alsan untuk tidak ke kelas.Sedangkan ustaz,hanya mampu berjalan menggunakn tongkat tapi tetap datang untuk memberikan kami ilmu.

Ustaz hanya diam di atas kerusi.Cuba merehatkan diri.ustaz tidak larat lagi untuk berkata-kata.Akhirnya,seorang pelajar lelaki menawarkan bantuan untuk menghantarnya pulang.kami mengiringi ustaz hingga ke kereta.semoga Allah memberikan kesembuhan kepada ustaz.

dalam perjalanan pulang,saya memikirkan diri sendiri.mengapa diri ini tak mampu mejadi sehebat ustaz?walaupun cuma mampu bertongkat,tapi tetap berusaha untuk sampaikan ilmu.sedangkan diri ini masih sihat,mampu berjalan bahkan berlari,mampu bertutur.Tapi masih malas utuk menuntut ilmu..saya cuba memotivasikan diri,mencuba untuk menjadi seorang penuntut ilmu yang gigih.Moga dberi kekuatan oleh Allah untuk menuntut ilmu hingga ke liang lahad.

Jangan Terlalu baik

3:41 PTG Dicatat oleh SuMaiYyaH 0 ulasan
sejenak terfikira kata-kata dari seorang sahabat.

"jangan menjadi orang yang terlalu baik"

salahkan jika nak jadi orang baik.saya hanya diam mendengar apa yang dituturkannya.adakah saya seorang yang baik??tak mungkin,saya tahu siapa diri ini.Bukannya baik sangat.kadang-kadang ada buat silap.Melihat diri ini,tak layak lagi rasanya nak menjadi muslimah yang solehah.

"aku tak mahu orang lain mengambil kesempatan di atas kebaikkan yang kau lakukan"dia menyambung kata-katanya.

"aku bukannya baik sangat.aku cuma buat apa yang aku rasa btol"saya cuba menafikan kata-katanya.

"tapi kau terlalu baik bagi aku.Tak salah nak jadi orang yang baik.Tapi hati-hati,dunia sekarang terlalu kejam bagi orang yang baik"balasnya,,

sangat sukar untuk hidup dalam dunia sekarang.Bila buat baik,orang akan ambil kesempatan.Bila buat jahat,orang akan mengata.bagaikan semuanya serba tak kena.Tersilap langkah,hancurlah diri.Hidup di dunia sekarang,tak sama macam dulu.Harus selalu berhati-hati.Mungkin kebaikkan kita akan di salah ertikan.Melalui dunia hari ini,bagaikan meredah hutan yang penuh dengan duri dan binatang buas.

Saya sangat beryukur kepada Allah,erana dikurnikan sahabt yang sangat memahmi dan tak pernah menyalahgunakan kebaikkan yan saya hulurkan.

Duhai sahabatku,
kebaikkan yang ku hulurkan tulus ikhlas dari hatiku ini.Tiada niat yng tersimpan.Terima kasih kerana kau selalu menemani diri ini di kala senang dah susah.Moga Allah selalu merahmati mu.

Pasti ada Hikmahnya

Ahad, 29 Ogos 2010 11:17 PG Dicatat oleh SuMaiYyaH 0 ulasan
Assalamualaikum...semoga Allah memeberikan ketenangan di hati setiap insan yang memabaca blog ini..Sudah terlalu lama rasanya dibiarkan blog ini sepi tanpa kata.Tugasan demi tugasan yang memanti,membuatkan diri ini tidak mempunyai masa yang terluang untuk terus menitiokan butir bicara di blog ini.Alhamdullillah,hari ini diberi kesempatan oleh Allah untuk saya menuturkan kata.
Sudah separuh bulan Ramadhan kita lalui..Salam Ramadhan Al-Mubarak buat semua.Sama-samalah kita mengejar Lailatul Qadar yang akan berkunjung tidak lama lagi.Moga Bulan Ramdhan ini memberika seribu satu keberketan buat kita semua.
setiap orang mempunyai facebook,dan setiap hari pasti akan ditatap wlaupun cuma seketika..Saya pun begitu..Selepas diteliti,ramai sahabat-sahabat yang mengupdate status..kebanyakkan mereka meluahkan apa yang terbuku di hati..dengan harapan ada yang mendengar dan ada juga yang memberi perhatian..Tak kurang,ada juga yang mengeluh tentang apa yang berlaku pada diri mereka..
Sebaik-baiknya mengadu lah pada Allah yang maha Esa..Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan lagi Maha Penyayang..Jangan disebabkan masalah yang kita hadapi,kita lupa tentang kehidupan yang harus kita tempuhi.Ada yang memikirkan tentang cinta,sehingga lupa akan pelajaran.Ada yang memikirkan tentang hutang,hingga lupa anak bini yang harus diberi makan.Ada yang terlalu memikrkan tentang kerja,hingga lupa tentang kesihatan diri..
Jangan jadikan kehidupan sebahagian dari masalah tapi masalah sebahagian dari kehidupan.Supaya kita tidak menghancurkan kehidupan hanya kerana masalah.Sesungguhnya Allah tidak akan menguji hambaNya di luar kemampuan hambaNya.Setiap apa yang berlaku,pasti ada hikmahnya..Mungkin kita akan tahu hikmahnya sekarang,atau esok atau mungkin berpuluh tahun yang akan datang..Tetapi,kita kena ingat..Allah tidak akan jadikan sesuatu itu hanya untuk sia-sia..
Duhai sahabat...
Kuatkan lah semangatmu...
Tabahkanalah hatimu..
Ingatlah,Allah sentiasa di sisi orang-orang sabar..

Kisah Cawan

Khamis, 10 Jun 2010 8:04 PTG Dicatat oleh SuMaiYyaH 0 ulasan

Kisah ini merupakan satu teladan kepada kita semua tentang kenapa selama ini kita sering ditimpa dugaan yang adakalanya sukar untuk kita tanggung dan terlalu menyakitkan..
Sepasang datuk dan nenek pergi belanja di sebuah kedai cenderamata untuk mencari hadiah buat cucu mereka..

Kemudian mata mereka tertuju kepada cawan yang cantik. "Lihat cawan itu," kata si nenek kepada suaminya.

"Kau betul, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat," ujar si datuk. Pada ketika mereka mendekati cawan itu,

tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara, "Terima kasih untuk perhatian anda, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cawan yang dikagumi, aku hanyalah selonggok tanah liat yang tidak berguna..

Namun suatu hari ada seorang penjunan dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar..Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pening. Stop ! Stop ! Aku menjerit..

Tetapi orang itu berkata, 'Belum !' Lalu ia mulai menyodok dan meninju aku berulang-ulang. Stop! Stop jeritku lagi..Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan jeritanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam api. Panas! Panas ! jeritku dengan kuat. Stop ! Cukup ! jeritku lagi.Tapi orang ini berkata, 'Belum !

' Akhirnya ia mengangkat aku dari api itu dan membiarkan aku sampai sejuk.

Aku fikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah sejuk aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku..

Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop ! Aku menjerit. Wanita itu berkata, ' Belum !' Lalu ia memberikan aku kepada seorang lelaki dan ia memasukkan aku sekali lagi ke api yang lebih panas dari sebelumnya ! Tolong ! Hentikan penyiksaan ini !

Sambil menangis aku menjerit sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan jeritanku. Ia terus membakarku. Setelah puas "menyiksaku" kini aku dibiarkan sejuk.

Setelah benar-benar sejuk seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku.Aku terkejut sekali..

Aku hampir tidak percaya, kerana di hadapanku berdiri sebuah cawan yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku." Datuk dan nenek itu terdiam membisu. Lalu diceritakan kisah itu kepada cucunya..

Pengajaran:
Seperti inilah kehidupan membentuk kita. Dalam perjalanan hidup akan banyak kita temui keadaan yang tidak menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata..

Tetapi inilah satu-satunya cara untuk mengubah kita supaya menjadi 'cantik'. Jangan lupa bahawa cobaan yang kita alami tidak akan melebihi kekuatan kita..

Ertinya tidak ada alasan untuk tergoda dan jatuh dalam dosa apabila anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, kerana Tuhan sedang membentuk anda..

Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai. Anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk anda untuk kehidupan yang lebih baik dan bermakna di hari kemudian dan hari pembalasan(akhirat) . WAllahu a'lam assalamualaikum wrt...

Kisah ini sangat menarik utk diceritakan, terutamanya ketika dalam tazkirah2 ringkas.

Perumpamaan yg baik dan dapat diterima akal akan lebih diingati dan dimanfaatkan oleh para pembaca..wAllahua' lam...

Seorang guru sedang bersemangat mengajarkan sesuatu kepada murid-muridnya.

Ia duduk menghadap murid-muridnya.. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada pemadam.Si guru berkata, "Saya punya permainan...

Caranya begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada pemadam. Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah "Kapur!", jika saya angkat pemadam ini, maka berserulah "Pemadam!"Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti.

Si guru berganti-gantian mengangkat antara kanan dan kiri tangannya, semakin lama semakin cepat. Beberapa saat kemudian si guru kembali berkata, "Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah "Pemadam!", jika saya angkat pemadam, maka katakanlah "Kapur!".

Dan diulangkan seperti tadi, tentu saja murid-murid tadi keliru dan kekok, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kekok. Selang beberapa saat, permainan berhenti..

Si guru tersenyum kepada murid-muridnya.
"Anak-anak, begitulah kita ummat Islam. Mulanya yang haq itu haq, yang bathil itu bathil..

Kita begitu jelas membedakannya. Namun kemudian, musuh musuh kita memaksakan kepada kita dengan berbagai cara, untuk menukarkan sesuatu, dari yang haq menjadi bathil, dan sebaliknya."

Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kita menerima hal tersebut, tapi karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kita terbiasa dengan hal itu.

Dan anda mula dapat mengikutinya. Musuh-musuh kita tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika..

""Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, sex sebelum nikah menjadi suatu hiburan dan trend,materialistik kini menjadi suatu gaya hidup dan lain lain.""Semuanya sudah terbalik.

Dan tanpa disedari, anda sedikit demi sedikit menerimanya. Paham?" tanya Guru kepada murid-muridnya. "Paham cikgu...

""Baik permainan kedua..." begitu Guru melanjutkan.

"Cikgu ada Qur'an, cikgu akan letakkannya di tengah karpet.

Sekarang anda berdiri di luar karpet. Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur'an yang ada di tengah tanpa memijak karpet?

"Murid- murid berpikir..Ada yang mencuba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain. Akhirnya si Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur'an.

Ia memenuhi syarat, tidak memijak karpet."Murid- murid, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya. ..

Musuh-musuh Islam tidak akan memijak-mijak anda dengan terang-terang. ..

Kerana tentu anda akan menolaknya mentah mentah.

Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tapi mereka akan menggulung anda perlahan-lahan dari pinggir, sehingga anda tidak sedar..

""Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibina tapak yang kuat. Begitulah Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat.""

Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau tapaknya dulu, tentu saje hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dulu, kerusi dipindahkan dulu, Almari dibuang dulu satu persatu, baru rumah dihancurkan. ..

""Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kita. Ia tidak akan menghentam terang-terangan, tapi ia akan perlahan-lahan meletihkan anda.""

Mulai dari perangai anda, cara hidup, pakaian dan lain-lain, sehingga meskipun anda muslim, tapi anda telah meninggalkan ajaran Islam dan mengikuti cara yang mereka...

Dan itulah yang mereka inginkan..
""Ini semua adalah fenomena Ghazwul Fikri (perang pemikiran).

Dan inilah yang dijalankan oleh musuh musuh kita..
"Kenapa mereka tidak berani terang-terang memijak-mijak cikgu?" tanya mereka

"Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain.

Tapi sekarang tidak lagi..apa lagi yg tercengang2 tu?? ayuh kita kejutkan umat Islam lain yg masih tertidur!!!

Related Posts with Thumbnails